Minggu, 19 April 2009

Ujian Nasional

Senin, 20 Maret 2009 adalah awal dilaksanakanya Ujian Nasional Sekolah Menengah Atas di Indonesia.
Tahun ini merupakan tahun kedua dari ujian nasional dengan mata pelajaran yang diujikan sebanyak 6 mata pelajaran baik itu program study IPA maupun IPS, dan tentu dengan bidang study masing-masing program.
Strandar kelulusan yang harus di capai tentu semakin tahun itu semakin meningkat, benar saja kebijakan ini diterapkan di Negara ini guna mengukur tingkat kualitas pendidikan di Indonesia.
Indonesia, tegolong negara yang sedang berkembang, nah dari perkembangn itu di tahapkan bisa mengukur tingkat kualitas pendidikan bangsanya.
Memang pendidikan itu sangatlah penting namun banyak orang yang kurang memperhatikan sebuah pendidikan, banyak di antara mereka yang hanya mencari gelar tanpa mendapatkan ilmu, didikan dan pengajaran.

Melihat banyaknya anak-anak yang tidak lulus dalam Ujian Nasional tahun lalu, tepatnya tahun ajaran 2007/2008 akan menjadi pelajaran yang amat berharga bagi setiap komponen yang tekait dengan ujian nasional.
Banyak hal yang meski harus di persiapkan guna menempuh ujian itu, belajar keras sangat di butuhkan, namun tidak cukup hal itu, menjaga fisik agar kuat dan sehat pun menjadi prioritas yang di utamakan.
Dukungan dari berbagai pihak pun sangat menentukan.

Sangat menjadi kabar buruk bagi kita semua jika dalam pihak sekolah ikut turun memberesi meja dalam arti pihak sekolah melakukan kecurangan.
Sering kita dengar kan di sekolah-sekaolah yang banyak bertindak curang dalam pelaksanaan ujian nasional.
Entah itu mendapatkan bocoran soal atau itu apapun yang menjadi alasannya yang pasti tindakan itu sangat bertentangan dengan hati nurani dan juga jabatan mereka.

Kejadian itu terdengar bukan satu atau dua kali saja, namun sering terdengar
dalam setiap tahun.

kita sebagai waarga negara yang baik, tentu merasa kurang sreg kan dengan sebuah tindakan yang berada dan di luar garis pendidikan yang semestinya.
Hal kaya gitu bukan malah membantu pemerintah dalam mengukur kualitas pendidikan bangsa indonesia tetapi justru malah memperbodoh watak anak bangsa.
Sedih kan kita mendengernya.

Lantas apakah yang akan terjadi tentang hasil ujian nasional tahun ini tepatnya tahun ajaran 2008/2009?
Semoga saja tak ada lagi kecurangan-kecurangan yang merajalela, mudah-mudahan dengan adanya nilai minimum/ batas tuntas dari pemerintah ini bisa di jadikan acuan untuk berusaha keras menggapai prestasi yang sehat.

Kami ucapakan selamat menempuh perang pendidikan untuk kalian semua anak SMA dan sederajadnya.
Mudah-mudahan kalian bisa menjadi generasi penerus bangsa yang berjiwa pancasila dan mampu meneruskan perjuangan bangsa serta siap mengisi pembangunan negeri tercinta Indonesia.

1 komentar:

Kang Goran mengatakan...

Maaflah sedulur..aku ini sudah bukan anak sekolahan lagi..Tapi aku mau kasih comen sedikit.Emang bener yang namanya ilmu baik itu pengetahuan,ataupun apa.?Kalau kita nggak sungguh mempelajarinya jangan harap dapat hasil memuaskan.Apalagi yang suka ambil jalan pintas.Itu namanya pecundang.

Poskan Komentar